Cara Mengukur

Panduan Pengukuran

 

Penting bagi kami untuk menemukan ukuran celana, jaket atau kemeja yang tepat untuk Anda. Cara paling tepat untuk mengetahui ukuran Anda adalah dengan mengukur celana atau jaket yang paling pas di badan Anda. Oleh karena itu, pada halaman ini kami akan membagikan panduan pengukuran yang bisa dijadikan acuan dalam memilih ukuran yang tepat untuk produk kami.

 

Celana

 

  1. Pinggang

Untuk melakukan pengukuran celana, kami menggunakan metode Flat. Metode ini merupakan metode pengukuran yang paling umum dilakukan di seluruh dunia. Untuk mengukur ukuran dari pinggang, letakkan celana pada bidang yang datar dan tarik sehingga tidak ada ruang tersisa dari bagian depan dan bagian belakang celana. Kemudian letakkan pita ukur pada salah satu sisi dan gunakan tangan untuk menahan celana, lalu ukur dengan lurus ke sisi lain. Hasil dari pengukuran dikalikan dengan dua (2) untuk mendapatkan ukuran dari pinggang Anda.

Pengukuran dimulai dari ujung dari bagian pinggang (waistband) celana.

 

  1. Rise Depan

Untuk pengukuran rise depan, letakkan celana pada bidang datar dan letakkan ujung pita ukur pada crotch seam. Tahan celana, dan bentangkan pita ukur sampai ke bagian atas dari waistband (bagian atas pinggang celana depan)

Pengukuran dimulai dari crotch seam.

 

  1. Rise Belakang

Sama dengan pengukuran rise depan, dimulai dari crotch seam kemudian pita ukur dibentangkan lurus sampai ujung bagian atas waist band belakang.

 

  1. Paha

Letakkan ujung dari pita ukur pada sudut di mana bagian rise belakang terlihat di depan, tahan celana dan kemudian bentangkan pita ukur melintang 90 derajat ke sisi lain sampai ke ujung lain dari bagian celana.

 

  1. Lutut

Terdapat 2 langkah untuk mengukur lebar lutut. Pertama, bentangkan pita ukur dari crotch seam (sama seperti rise depan) sepanjang 13” pada inseam.

Kemudian ukur melintang 90 derajat ke sisi lain dari celana.

 

  1. Inseam

Bentangkan celana pada bidang datar. Letakkan ujung pita ukur pada crotch seam dan kemudian dibentangkan mengikuti jahitan inseam sampai ujung celana.

 

  1. Leg Opening

Bentangkan pita ukur dari ujung sisi hem ke sisi lainnya.

 

Jaket

 

  1. Lebar Dada

Selama pengukuran jaket, jaket harus dalam kondisi terkancing. Hal ini berlaku juga untuk semua pengukuran setelahnya. Untuk mengukur lebar dada, bentangkan jaket pada bidang datar dan kemudian angkat bagian kedua lengan ke atas. Tahan jaket dengan tangan dan mulai ukur dari bagian bawah jahitan ketiak dari satu sisi ke sisi lainnya.

Pengukuran dimulai dari bagian bawah ketiak seperti gambar di atas.

 

  1. Panjang Badan

Untuk mengukur panjang badan, bentangkan jaket pada bidang datar. Usahakan jaket terbentang dengan rata. Kemudian ukur dari bagian bahu yang berpotongan dengan kerah sampai ke bagian bawah dari waist band

Ujung dari pita ukur diletakkan di bagian perpotongan bahu dengan kerah

 

  1. Lebar Ketiak

Untuk mengukur lebar ketiak, angkat / bentangkan lurus bagian lengan dari jaket. Kemudian letakkan ujung dari pita ukur di jahitan bagian ketiak yang paling luar. Tahan jaket agar rata, dan kemudian bentangkan lurus sampai bagian jahitan pundak terluar.

Ujung dari pita ukur diletakkan di bagian jahitan ketiak yang terluar.

 

  1. Pinggang

Untuk mengukur bagian pinggang, letakkan jaket pada bidang datar. Kemudian ratakan bagian depan dan belakang dari waist band jaket. Letakkan ujung dari pita ukur pada ujung waistband dan tahan jaket dengan tangan. Bentangkan pita ukur sampai ke bagian ujung lain dari waistband.

 

  1. Panjang Lengan

Untuk mengukur panjang lengan, tarik bagian lengan ke atas dan luruskan. Kemudian letakkan pita ukur pada jahitan atas lengan jaket yang bertemu dengan bagian pundak. Bentangkan pita ukur mengikuti bagian lengan jaket sampai dengan ujung dari cuff jaket.

Ujung dari pita ukur diletakkan pada jahitan dimana bagian lengan jaket dan bahu bertemu.